MAKAN,MUSIK DAN BERKREASI SEPUASNYA (LIVE'S BITE 2011)


Sebuah catatan dari Live’s Bite Jogja, 23 juli 2011
MAKAN,MUSIK DAN BERKREASI SEPUASNYA
Di tangan Putri (20 tahun) sudah ada pancake. Ini sudah makanan yang ketiga bagi Putri setelah wara wiri dari satu stand makanan ke stand yang lainnya. Sebelumnya Putri sudah melahap Pizza dan cemilan dari Fish n Chip. “habis murah dan enak sih makanannya,jadi pengen makan terus” katanya sambil tersenyum malu.
Tidak jauh berbeda dengan Putri, Dimas (24 tahun) juga melakukan hal yang sama, bedanya Dimas lebih sering meneguk air putih dan mengusap keringat di sela mulutnya mengunyah satu bungkus kripik. “udah lama penasaran sama Maicih,denger kabar dari temen-temen,katanya bikin nagih” di tangan Dimas terdapat satu bungkus kripik Maicih yang memang terkenal pedas. “ini baru level 5,tapi sudah pedas banget buat saya” kripik Maicih yang terkenal pedasnya ini merupakan salah satu dari beragam makanan yang di jual di Live’s Bite.

Mempertemukan Kuliner,Musik dan Semangat Kreatif Anak Muda
Hari itu,23 Juli 2011, baik Putri maupun Dimas sedang berada di Lembah UGM, Jogja untuk acara yang di beri nama Live’s Bite. Suatu konsep event yang di garap oleh Seven Music dan myOyeah.com
Live’s Bite di Jogja merupakan kali kedua event ini di selenggarakan, sebelumnya Bandung di pilih sebagai kota pertama. Live’s Bite menjadi unik dan menarik perhatian banyak pihak,terutama para pemuda, karena berhasil menggabungkan 3 hal yang sangat di gemari oleh banyak orang,khususnya anak muda. Makanan, Musik dan Kreatifitas.



Di Jogja hari itu di gelar setidaknya 15 booth makanan beraneka ragam,antara lain : Chopstick, Es bang Joe, Mendem Duren, Soto Menara Kudus, Cokro Tela Cake, Fish 'n Chips, Nasi Kuning Sambal Tuna, Takoyaki, Ray's Pizza, Jogja Ice Cream dan masih banyak lagi. Acaranya sendiri di buka sejak pukul 10 pagi hingga tengah malam menjelang.



Selain memanjakan perut, Live’s Bite di Jogja juga memanjakan telinga dengan ragam musik berkualitas. Simak saja line up-nya antara lain : Jikustik, Ivan Handojo, Maskara, Unda Undi, Lars, Biliv, Thirteen Fighthing, Cashback dan yang lainnya.




Puas dengan makanan dan musik,pengunjung masih di manjakan dengan beraneka ragam booth kreatif. Suka dengan ramal meramal ada Tarot,suka dengan sepeda ada Komunitas Fixie dan yang suka dengan design ada myOyeah Pop Up store dengan 22 karya indovatif.
datang ke Live’s Bite,jadi kangen Jogja waktu saya dulu. Banyak acara band yang menarik,tapi sekarang jarang. Untung ada Live’s Bite,kangennya terobati” ujar Hendra (25 tahun) yang akrab di sapa Babunz ini.
Sebagian datang karena makanannya,sebagian lagi datang karena menunggu band favorit dan sebagian lagi datang dengan rasa penasaran,bagaimana menghabiskan malam minggu di Live’s Bite.



Terima kasih Jogja, terima kasih swaragama fm, majalah Hai, Trax dan GADIS, terima kasih untuk semua yang sudah membuat panggung memanas. Live’s Bite Jogja akan kembali lagi dengan lebih meriah.
 ketemu kalian lagi di kota berikutnya ya.....



0 comments:

Post a Comment

 

Labels

Like Disini Ya

Like di FB : Seven Music
There was an error in this gadget